Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kisah Lainnya

Sebuah Nama Sebuah Cerita 1

Gambar
Muhammad Irwan Andriawan Mungkin bagi pembaca judul tulisan ini terdengar tak asing. Terlebih lagi bagi para fans setia peterpan band (biasanya dipanggil sahabat peterpan). Sekarang mungkin nama itu kurang terdengar lagi terutama bagi para penikmat musik tanah air. Tidak lain tidak bukan karena peterpan sudah lama berganti menjadi noah band. Saya tidak akan membahas panjang lebar tentang peterpan dan noah meskipun saya sendiri merupakan fans peterpan sekaligus noah karena fokusnya bukan kepada hal tersebut. Ya, Sebuah nama sebuah cerita. Tentu setiap orang memiliki nama. Siapapun itu dan apapun itu, nama akan menghasilkan cerita. Cerita yang bisa jadi, dimulai saat tangisan pertama kita menyaksikan bumi atau cerita flashback kisah-kisah masa lalu. Semua ada di lapisan kisah yang terangkum dalam sebuah nama. Pernah dengar istilah "sebuah nama adalah doa"? Nah, Izinkan saya mengisahkan cerita dari sebuah nama yang melekat pada jiwa ini. Irwan, panggilan akrab ya...

Maret dan Sebuah Titik Kecil

Mulai dari titik ini, aku mencoba menanam bagian duniaku ke dalam sebuah tulisan mini di blog pribadi ini. Mungkin masih jauh dari kata layak untuk disebut sebagai sebuah tulisan yang bagus, namun dari titik inilah sebuah makna akan terbentuk melesat menuju puncak. Semua tentang proses dan bagaimana menghadapi sebuah proses. Dititik ini pula aku sadar. Jika seseorang ingin menjadi seorang penulis, maka mulailah menulis dan tetap terus menulis. Banyak sekali metode, langkah, cara, tips dan bahkan yang paling ekstrim (cara cepat) beterbaran di dunia maya mengisahkan teori kepenulisan. Semua itu akan menjadi dongeng jika tak diterapkan. Inti dari yang telah aku pelajari selalu mengerucut ke satu kata. Tulislah. Maka tulisanmu akan membawa langkahmu lebih maju. Segeralah menulis dan selalu sempatkanlah menulis. Meskipun hanya beberapa kalimat, paragraf ataupun lembaran. karena kesibukan tak pernah mau berdamai denganmu. Namun, selalu ada celah waktu untuk menulisakan titik kecil sebuah c...

Diam

Sinopsis Hujan rintik berubah menjadi badai. seperti kisah manusia yang pendiam dan berubah menjadi periang. Namun dia menjadi pembohong. Dia berkata kepada 3 teman dekatnya. Bukankah badai tak pernah berlalu. Ia hanya berpindah tempat. Si pembohong pun mulai putus asa. Ia pergi seperti pengecut. Kemudian menemukan tempat yang sunyi dan indah. Disana dia memutuskan untuk tinggal dan melupakan semuanya. Seperti tangisan dan tawa. Semuanya berubah.

Terima Kasih 3 Inspirasi

Untuk kalian yang telah menangis karena kebodohanku. Aku sadar hatiku lemah, kemampuanku tak seberapa. Aku masih belum bisa melupakan kebodohanku sendiri. Aku minta maaf...kalian boleh membuangku..bahkan disudut hati terdalam. Layaknya mereka, kalian pasti menginginkan leader yang sempurna, hebat dan cerdas yang semua itu hampir tak ada yang aku miliki. Aku tidak putus asa. aku hanya tau diri. aku tak berjuang maksimal. entah karena tak suka dengan semua ini atau memang takut akan hal-hal yang akan terjadi. Percayalah aku telah berusaha. meski tak banyak yang bisa aku lakukan. Kalian yang terhebat..jika aku boleh menyebut yang ku miliki.. Kalian yang terkuat yang pernah bertahan bersamaku... terima kasih... semoga aku tidak benar-benar jatuh cinta dengan salah satu dari kalian... kalau pun seperti itu... maaf... karena hanya doa yang paling mengerti... tentangku...oleh kalian si pendiam yang tak Menentu ...

Kisahku Memanggil Ibu

Ibu, Aku tak pandai mengalirkan kata-kata seperti yang dilakukan oleh para motivator. Aku tak biasa menghias kata-kata dalam untaian kalimat seperti "aku sayang ibu" atau mengatakan dengan lantang dan ringan "selamat hari ibu". Sungguh sampai saat Ini Aku masih menghitung berapa banyak kesempatanku untuk mendapatkan senyuman paling tulus dari senyuman yang pernah ada di muka bumi ini yaitu senyumanmu ibu. Mungkin aku tak banyak bicara seperti mereka, tak periang seperti anak-anak remaja lainnya karena aku takut itu berlebihan dan akan menyakiti engkau ibu dengan kata-kata yang aku ucapkan. Apalagi menyakiti engkau dengan perbuatan. Kini aku telah tumbuh dewasa dengan sejuta kebanggaan dipunggung yang sedikit demi sedikit membuat kita lupa terhadap engkau. Tugas kuliah yang menumpuk, canda gurau bersama teman menjadi hal yang lebih aku anggap asyik daripada sekadar mencuci satu piring setelah makan, mencuci baju sendiri, mengantar engkau ke pasar. Namun, den...

Tiap Orang Punya Cerita

Pernahkah kau berfikir....satu tahun saja..atau paling tidak sehari...tinggal di hamparan putih tak Berhujung sendirian? Lalu seseorang mendatangimu...duduk bersama dan mengatakan "bagaimana ceritamu?" Lalu ketika orang-orang mulai menertawakanmu dengan sangat keras...dan hatimu mulai meleleh lalu terbakar... disaat itu kau harus sadar...mereka memperhatikanmu...langkah cukup bagus untuk mengubah siapa dirimu sebenarnya Tak penting seberapa banyak engkau tertawa...tangisan akan merenggutmu di sela waktu....saat engkau tak bisa bersandar lagi Lalu di sisi lain bagian waktu...aku bergumam "hei tulisan...aku ingin menitipkan kisah cintaku...yang mencintai dalam diam...dan selalu saja tentang bidadari baru yang memeluk hati... Ketika aku bertemu dengan diriku dalam sebuah ingatan, aku menyampaikan pesan sekaligus pengakuan. Tentang diri yang berlari diantara hamparan sunyi...lalu aku berkata kepada diriku yang disebelah sana..."kau tak akan mendapatkan apa-apa sela...

Dalam Tahap Apa Kau Mengerti?

Kini usiaku sudah dua dekade.Umur yang bisa dibilang muda namun jika dipandang dari sisi produktivitas dan kontribusi, seharusnya pada usia tersebut telah banyak hal yang didapat dan banyak hal yang telah diraih. ketika aku mulai membuang harapan tentang dunia.Aku melihat semangat lahir dari pintu yang kecil.Ya mereka yang tidak diberi kesempatan untuk menggunakan indera dan gerakannya.Ketika itu...aku sadar...aku tidak pantas merasa paling menderita....aku tidak pantas bicara tentang keputus asaan.bahkan mereka menggunakan derita itu untuk membangun istana.... mereka yang dibiarkan yang memiliki kegagalan lebih banyak untuk lebih mencoba dengan sangat keras bagaimana dengan kita yang memiliki kemungkinan kegagalan yang lebih kecil? sebuah impian di mata orang lain mungkin hanya sekedar jawaban dari sebuah pertanyaan yang diajukan..tidak lebih...dan tidak mencoba untuk mengerti...dan pada dasarnya...setiap impian yang dideklarasikan oleh seseorang...merupakan serpihan kekuatan pemb...

Selalu Saja Tentang Hujan

Hujan yang memilah kebahagiaan dan kesedihan dan sudah cukup lama menemaniku melabuhkan tulisan ini untuk kamu. Kadang, kaki suka gatal, tangan suka nyeri, mata suka panas dan berat hanya untuk membuat kamu mengerti kenapa tulisan dan penulis ini ada di dunia kamu. Kusandarkan dagu diatas hamparan kertas kosong yang berhamburan tertiup angin bekas hujan. Tetesan embun kecil yang berlarian masuk Lewat jendela lalu hinggap di rambutku yang kucel dan berantakan. Sudah hampir setengah jam suasana ini bertahan. Bertahan atau tertahan, yang jelas kepalaku benar -benar tak memproduksi ide sama sekali. Yang ada, hanya coretan-coretan rumit dan tidak jelas yang sudah 3 kali aku robek dan kuremas dan berakhir dibasket tempat sampah. Sekali lagi, aku menghadapkan wajah ini ke tempat dimana hujan berawal dan saat itu, aku kembali termenung dalam diam. "Apakah ini benar-benar hal yang aku inginkan? atau hanya pelarian ketika semua hal yang aku coba lakukan tak menghasilkan apapun? " Kuc...